Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9

Page 1 of 9
next >

PENDISTRIBUSIAN BBA DENGAN METODE PROGRAMA LINIER

(PERSOALAN TRANSPORTASI)

Oleh :

Ratna Imanira Sofiani, S.Si

Dosen Universitas Komputer Indonesia

ABSTRAK

Tulisan ini memaparkan tentang penerapan Metode Programa linier

(Persoalan Transportasi) untuk mendistribusikan Bahan Bakar Alternatif

(BBA) dari sentra limbah nabati menuju daerah pengguna BBA yang ada di

Jawa Timur . Persoalan transportasi membahas masalah pendistribusian suatu

komoditas atau produk dari sejumlah sumber kepada sejumlah tujuan, dengan

tujuan meminimumkan ongkos pengangkutan yang terjadi.

I.

PENDAHULUAN

Bahan bakar alternatif (BBA) adalah bahan bakar yang dapat digunakan

sebagai pengganti bahan bakar konvensional yang terutama bersumber dari

bahan bakar fosil. Secara mudah, bahan bakar alternatif identik dengan bahan

bakar apapun selain yang berasal dari minyak bumi. Salah satunya adalah BBA

yang berasal dari limbah yang bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar

pengganti. Adapun sumber dari bahan bakar alternative tersebut berasal dari

limbah nabati antara lain sekam padi, cocopeat, steam tembakau, karet, minyak

mentah, jagung dan lain lain dengan kadar H

2

O maksimum 20%.

Ciri-ciri energi alternatif adalah:

1.

Dapat digunakan berulang-ulang

2.

Jumlahnya berlimpah di alam

3.

Pengolahannya tidak merusak alam

4.

Tidak

berbahaya,aman,serta

tidak

menyebabkan

penyakit

akibat

pengolahannyaa

5.

Ramah lingkungan

PT Semen Indonesia menggunakan BBA sebesar 3% dari penggunaan

batu bara yang biasa digunakan. Hal ini akan mengurangi penggunaan bahan

bakar dari batubara, selain itu juga tidak akan merusak lingkungan jika BBA

yang digunakan terutama yang berasal dari limbah nabati.

Suatu perusahaan yang melakukan pendistribusian BBA ke beberapa

perusahaan pengguna BBA, mengharapkan untuk meminimumkan biaya

transportasi. Lamongan, Bojonegoro dan Banyuwangi adalah sentra limbah

nabati yang biasa digunakan untuk memperoleh bahan baku BBA yang akan

dikirimkan ke Tuban, Surabaya dan Pasuruan sebagai daerah yang

membutuhkan BBA. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai bagaimana