Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13

Page 1 of 13
next >

83

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP

AKUNTABILITAS PENDAPATAN PAJAK DAERAH DI DINAS

PENDAPATAN

DAERAH KOTA BANDUNG

R.Fenny Syafariani & Evi Feryani

Abstrak

Penelitian ini dilakukan pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung yaitu

salah satu lembaga pemerintahan daerah yang bergerak di bidang pendapatan-

pendapatan asli daerah. Fenomena yang terjadi dalam perkembangan sektor publik di

Indonesia dewasa ini adalah menguatnya tuntutan akuntabilitas atas lembaga-lembaga

publik, baik di pusat

maupun

daerah.

Akuntabilitas memerlukan dukungan sistem

informasi akuntansi yang memadai untuk terselenggaranya pelaporan yang

baik.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem

informasi pengaruhnya terhadap akuntabilitas pendapatan pajak daerah pada Dinas

Pendapatan Daerah Kota Bandung.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah

metode deskriptif dan

verifikatif. Untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi

terhadap akuntabilitas pendapatan pajak daerah digunakan pengujian statistik.

Pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan korelasi Pearson, analisis

regresi, koefisien determinasi, uji hipotesis, uji Validitas, uji reliabilitas dan juga

menggunakan aplikasi SPSS 12.0 for windows.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan sistem informasi

akuntansi pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung menunjukkan kriteria Baik.

Akuntabilitas pendapatan pajak daerah pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung

sudah termasuk dalam kategori baik. serta Terdapat hubungan yang erat dan searah

antara sistem informasi akuntansi dengan akuntabilitas pendapatan pajak daerah pada

Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung yaitu dengan diketahui

H

ada pada daerah

penolakan berarti H

1

diterima atau sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap

akuntabilitas pendapatan pajak daerah pada Dinas Pendapatan Daerah Kota

Bandung.

Kata kunci: Akuntabilitas, metode deskriptif, verifikatif, pajak, analisis korelasi,

regresi, determinasi.

I.PENDAHULUAN

1.1 Latarbelakang masalah

Perkembangan akuntansi sektor publik, khususnya di Indonesia semakin pesat

dengan adanya era reformasi dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah otonomi daerah

dan desentralisasi fiskal yang menitikberatkan pada Pemerintah Daerah. Selain itu,

maraknya globalisasi yang menuntut daya saing di setiap negara juga menuntut daya

saing di setiap Pemerintah daerahnya. Daya saing Pemerintah Daerah ini diharapkan

akan tercapai melalui peningkatan kemandirian Pemerintah Daerah yang dapat diraih

melalui adanya otonomi daerah.